Rabu, 25 Oktober 2023
Vlog PembaTIK Level 4 Tahun 2023
Selasa, 24 Oktober 2023
Podcast Sahabat Teknologi dengan Rekan Sejawat di SMP Negeri 1 Toribulu
Podcast Sahabat Teknologi dengan Rekan Sejawat di SMP Negeri 1 Toribulu
Podcast ini berisi terkait kegiatan penerapan inovasi pembelajaran berbasis TIK yang telah dilakukan dengan hasil sudah baik. Akan tetapi, praktik baik yang sudah dilakukan maupun dibagikan rekan guru baik secara daring maupun luring dituangkan dalam bentuk tulisan pada blog agar banyak yang membaca serta didokumentasikan dalam bentuk video yang diupload ke youtube agar banyak yang menyimak lewat video. Dokumentasi video dan blog dapat dijadikan acuan guru-guru untuk menerapkan pembelajaran maupun menyempurnakan apa yang telah menjadi kekurangan dalam praktik baik ini. Harapannya video berbagi praktik baik tidak hanya ditonton 648 subscriber, akan tetapi seluruh guru baik di Indonesia maupun luar negeri.
Video Podcast bersama Ma'am Hasna Sulaeman lebih lengkap pada link youtube berikut :
https://youtu.be/LBNoBgUcOiE?si=lmN1S9V4fVOOsSey
Sabtu, 21 Oktober 2023
Webinar Berbagi Praktik Baik SIMPATIKA Kolaborasi Sahabat Teknologi Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah
Webinar "SIMPATIKA (Sharing Implementasi Pembelajaran Berbasis TIK dalam Kurikulum Merdeka)"
Mari bergabung dan jadilah bagian dari perubahan. Jadikan waktu Anda bermanfaat dengan ide-ide baru, wawasan, dan inspirasi yang akan kami bagikan dalam acara ini.
*Keynote Speaker
Sinar Alam, S.Pd.,M.Pd
(Kepala BPMP Sulawesi Tengah)
*Moderator
A. Fachrawati AK, S.Pd
CGP Angkatan 9
*Narasumber
1. Rosdiana, S.Pd.,Gr - Sahabat Teknologi Sulsel 2023
2. Nurlaela, S.Pd - Sahabat Teknologi Sulsel 2023
3. Randy Setiawan, S.Pd.,Gr - Sahabat Teknologi Sulsel 2023
4. Anis Nur Rosyidah, S.Pd.,Gr - Sahabat Teknologi Sulteng 2023
5. Andi Tenri Amparang H.A, S.Pd.,Gr - Sahabat Teknologi Sulbar 2023
Hari/Tgl : Sabtu, 21 Oktober 2023
Waktu : 19.30-21.30 WITA
Link Via Gmeet :
https://bit.ly/webinar_simpatika
Sukseskan aksi berbagi dan berkolaborasi, jalin relasi dan perkuat sinergi.
#Pusdatinkemendikbudristek
#BLPTKemendikbudristek
#MerdekaBelajar
#PembaTIK2023
#SahabatTeknologikemendikbudristek
#PlatformMerdekaMengajar
Webinar ini dihadiri oleh 36 akun pada history meeting akan tetapi yang mengisi daftar hadir hanya 17 orang. Kegiatan ini juga ada umpan balik peserta yang sangat positif. Karena kegiatan webinar pada malam hari, saya memberikan kuis kepada peserta menggunakan Quizziz dengan pertanyaan tentang PMM dan PembaTIK. Pemenang kuis ini Muthmainna Nurjanna dari kota Pare-Pare. Peserta webinar sangat antusias mengikuti webinar ini.
Webinar ini dapat dilihat pada link youtube berikut :
Webinar Berbagi Praktik Baik Lintas Provinsi Kolaborasi Kalimantan Barat, Sulawesi Tengah dan Maluku
Jumat, 20 Oktober 2023
Sesi Sharing Berbagi Praktik Baik di Komunitas KKG Rayon 3 Kecamatan Toribulu Kolaborasi dengan Sahabat Teknologi Sulawesi Tengah sekecamatan
*Berbagi Praktik Baik Inovasi Pembelajaran berbasis TIK yang akan di sampaikan oleh Sahabat Teknologi Kemdikbudiristek Sulawesi Tengah* dengan mengusung tema: *“Menguatkan Ekosistem Digital Pendidikan dengan Berkarya dan Berbagi untuk Wujudkan Merdeka Belajar”*
ππtanggal dan waktu
π Hari, Tanggal : Sabtu, 21 Oktober 2023
π Pukul : 08.00 - 09.30 WITA
Tempat : SDN Pinotu.
Keynote speaker :
Mohammat Yunus, S.Pd
(Pengawas Pembina SD)
Narasumber :
Anis Nur Rosyidah, S.Pd., Gr. (Sahabat Teknologi Sulawesi Tengah 2023)
Abdul Wakhid Mustofa , S.Pd., Gr (Sahabat Teknologi Sulawesi Tengah 2023)
Mari ikuti diseminasi Bapak/Ibu guru hebat.
ππππ
#Pusdatinkemendikbudristek
#BLPTKemendikbudristek
#MerdekaBelajar
#PembaTIK2023
#SahabatTeknologikemendikbudristek
#PlatformMerdekaMengajar
Kegiatan ini melibatkan aktor pengawas pembina SD Mohammat Yunus, S.Pd, ketua KKG Rayon 3 kec. Toribulu, Kepala SDN Pinotu serta anggota KKG Rayon 3. Kegiatan ini hadir sebanyak 22 orang. Adapun kegiatan ini didokumentasikan dalam link youtube berikut:
Webinar Berbagi Praktik Baik Lintas Provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah dan Kalimantan Utara (SULTAN)
"Kolaborasi Sahabat Teknologi Sultan (SULAWESI & KALIMANTAN)"
Berbagi praktik baik implementasi pemanfaatan platform teknologi dalam pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan sehingga dapat mewujudkan merdeka belajar.
Webinar berlangsung pada :
π Jum'at, 20 Oktober 2023
π°️ Pukul 19.30-21.30 WITA
*Keynote Speaker*
1. Mariati,S.Pd.SD
(Duta Teknologi Provinsi Kalimantan Utara)
2. Muhammad Arfan Mubarak,S.Pd.
(Ketua IGI Kab. Soppeng)
*Narasumber*
1. Firmansyah, S.Pd.,M.Pd.
(Sahabat Teknologi Sulawesi Selatan 2023)
2. Anis Nur Rosyidah, S.Pd., Gr.
(Sahabat Teknologi Sulawesi Tengah 2023)
3. Yuniventaria Hasugian,S.Pd
(Sahabat Teknologi Kalimantan Utara 2023)
4. Dian Nurdiana Candra,S.Pd
(Sahabat Teknologi Kalimantan Utara 2023)
Pendaftaran : bit.ly/SULTANBERBAGI2023
LIVE on Gmeet
π¦ https://meet.google.com/zgg-mngn-nsv
Dapatkan:
✳️ Materi
✳️ 100 PPT Premium
#Pusdatinkemendikbudristek
#BLPTKemendikbudristek
#MerdekaBelajar
#PembaTIK2023
#SahabatTeknologikemendikbudristek
#PlatformMerdekaMengajar
Webinar ini terdaftar di PMM. Jumlah peserta yang terimbas pada kegiatan berbagi praktik baik ini sebanyak 33 akun yang masuk dalam history meeting akan tetapi yang mengisi daftar hadir hanya 10 orang. Ada kuis di tengah sesi webinar agar semangat mengikuti webinar malam. Setiap peserta memberikan umpan balik yang positif seperti sangat menginspirasi, bermanfaat dan menambah wawasan. Adapun link youtube berbagi praktik ini :
Webinar Berbagi Praktik Baik pada PMM KGB Parimo Lintas Provinsi
Berbagi Praktik Baik Inovasi Pembelajaran berbasis TIK dengan memanfatkan PMM, dengan mengusung tema: “Menguatkan Ekosistem Digital Pendidikan dengan Berkarya dan Berbagi untuk Wujudkan Merdeka Belajar” ππCatat waktu dan tanggal pelaksanaan : π Hari, Tanggal : Jum'at, 20 Oktober 2023 π Pukul : 15.00 - 17.00 WITA π Tautan : https://bit.ly/webinar_kgp Narasumber: 1. Firmansyah,S Pd., M.Pd. (Sahabat Teknologi Sulawesi Selatan Tahun 2023) 2. Abdul Wakhid Mustofa, S. Pd., Gr. (Sahabat Teknologi Sulawesi Tengah Tahun 2023) 3. Anis Nur Rosyidah, S.Pd., Gr. (Sahabat Teknologi Sulawesi Tengah Tahun 2023) _Menghadirkan Keynote Speaker: _ 1. Vivin Elfitriyah HS, S.Pd,SD- Penggerak KGB dan Ketua IGI Kab. Parigi Moutong 2. Moh. Rizal - Duta Teknologi Sulawesi Tengah 2021 Fasilitas: 1. Ilmu tentang Inovasi Pembelajaran memanfaatkan PMM. 2. Template Inovatif ppt dan File 20 ++ Icebreaking. 3. Relasi Baru Mari ikuti webinarnya Bapak/Ibu guru hebat. π€©π€©π€©π€©π€©π€©π€© #Pusdatinkemendikbudristek #BLPTKemendikbudristek #MerdekaBelajar #PembaTIK2023 #SahabatTeknologikemendikbudristek #PlatformMerdekaMengajar Webinar ini dijadwalkan pada aplikasi PMM dan melibatkan aktor Duta Rumah Belajar 2021, Ketua IGI Kab. Parigi Moutong, rekan Sahabat Teknologi Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan. Kegiatan ini pada history meeting dihadiri oleh sebanyak 34 akun, akan tetapi yang mengisi daftar hadir sebanyak 22 dari berbagai provinsi. Kegiatan ini mendapatkan umpan balik dari setiap peserta webinar yang sangat positif. Dokumentasi lengkap ada di link youtube :
https://youtu.be/THiCOsrTQ8Y?si=hyPIjzz5Jjnt0-sR
Kamis, 19 Oktober 2023
Diseminasi Praktik Baik di SMP Negeri 1 Toribulu
Diseminasi tatap muka (luring) :
Berbagi Praktik Baik Inovasi Pembelajaran berbasis TIK yang akan di sampaikan oleh Sahabat Teknologi Kemdukbudiristek Sulawesi Tengah* dengan mengusung tema: *“Menguatkan Ekosistem Digital Pendidikan dengan Berkarya dan Berbagi untuk Wujudkan Merdeka Belajar”*
ππTanggal dan waktu
π Hari, Tanggal : Jumat, 20 Oktober 2023
π Pukul : 08.00 - 09.30 WITA
Tempat : SMP N 1 Toribulu.
Keynote speaker :
Asrap, S.Pd. (Kepala Sekolah SMPN 1 Toribulu)
Narasumber :
Anis Nur Rosyidah, S.Pd., Gr. (Sahabat Teknologi Sulawesi Tengah 2023)
#Pusdatinkemendikbudristek
#BLPTKemendikbudristek
#MerdekaBelajar
#PembaTIK2023
#SahabatTeknologikemendikbudristek
#PlatformMerdekaMengajar
Kegiatan ini didukung aktor kepala sekolah, dihadiri 17 orang pendidik dan tenaga pendidik. Setelah diseminasi kegiatan terdapat umpan balik dari peserta :
Pak Basri : Menyarankan setiap hari jumat belajar bersama aktif kembali untuk mengakses PMM, canva, quizizz, gform, gslides, gdocs dan platform teknologi lainnya.
Pak Wahidin : guru termotivasi dengan pembelajaran berbasis TIK.
Pak Sampara : Merasa termotivasi dengan praktik baik membuat awalnya penasaran manfaat guru penggerak.
Dokumentasi dapat diakses melalui link youtube berikut :
Selasa, 17 Oktober 2023
Webinar Berbagi Praktik Baik Series 2 di PMM Kolaborasi Sahabat Teknologi dengan Duta Teknologi Sulawesi Tengah
Webinar Cerita Praktik Baik Inovasi Pembelajaran Berbasis TIK Series 2
Webinar ini tersedia pada aplikasi PMM komunitas Sahabat PembaTIK Sulawesi Tengah dan diselenggarakan oleh Peserta PembaTIK Level 4 Sulawesi Tengah tahun 2023 untuk berbagi praktik baik inovasi pembelajaran berbasis TIK. Webinar ini dihadiri oleh 26 peserta guru yang ada di Sulawesi Tengah dan Jawa Timur, dengan Narasumber saya sendiri Anis Nur Rosyidah, dan teman saya bernama Abdul Mukti Hanasi dan Asri Indra Ria Campu serta didampingi Duta Teknologi Elis N. Hasibuan 2020, Moh.Rizal 2021, Abdillah 2022 dan Hamzah Ramdhani 2019. Jumlah yang masuk dalam gmeet ini 32 orang. Kegiatan ini diselenggarakan pada hari Selasa, 17 Oktober 2023 pukul 19.30-21.30 WITA.
Pada webinar ini ada 2 penanya :
1. Sarina bertanya mengenai persentase didapatkan dari mana?
Jawaban : setiap indikator dilihat jumlah peserta didik yang memenuhi indikator dibagi jumlah keseluruhan jumlah peserta didik. Sedangkan pada kondisi awal didapatkan dari sebanyak 3 siswa yang aktif dalam pembelajaran sebelumnya materi pencemaran lingkungan.
2. Rapika Tahir bertanya bagaimana caranya mengatasi masalah pembelajaran berbasis IT jika mati lampu atau tidak bagus jaringan?
Jawaban : kita bisa membagikan link sebelum pembelajaran, sehingga peserta didik dapat mengakses di rumah terlebih dahulu.
Prensentasi dapat dilihat pada chanel youtube saya :
Minggu, 15 Oktober 2023
Naskah Praktik Baik Inovasi Pembelajaran Berbasis TIK
A.
Situasi
SMP Negeri 1 Toribulu merupakan
sekolah berlokasi di jalan Trans Sulawesi. Sekolah ini memiliki berbagai fasilitas seperti laptop, jaringan
internet, laboratorium IPA, ruang kelas dan lingkungan sekolah. Artinya, sekolah sudah
mempunyai fasilitas yang cukup memadai untuk pembelajaran meskipun jumlahnya masih terbatas. Peserta didik SMP
Negeri 1 Toribulu banyak yang memiliki gawai. Berdasarkan wawancara, gawai belum dimanfaatkan secara optimal untuk pembelajaran.
Pendidikan pada abad 21 ditandai
dengan adanya perubahan cara belajar, pola pikir dan sikap tindakan peserta
didik yang berkualitas dalam mengembangkan inovasi kreatif berbagai bidang
serta dapat mengikuti atau mengubah zaman menjadi lebih baik untuk meningkatkan
kualitas lulusan sesuai dunia kerja dan tuntutan teknologi digital. Hal ini
menunjukkan peserta didik harus memiliki soft skill pada pembelajaran abad
21. Soft skill peserta didik didapatkan dari cara belajar yang disampaikan
oleh guru. Menurut Vera dan Mufadhal (2022), pengembangan soft skill
sangat dibutuhkan untuk membentuk karakter pada peserta didik disesuaikan
dengan kurikulum merdeka belajar pada saat ini.
Soft skill yang dimaksud adalah berpikir kritis (mampu memecahkan masalah), komunikasi, kolaborasi (bekerja sama), dan kreatif. Soft skill inilah yang sering disebut keterampilan 4C yaitu critical thinking, communication, collaboration, creativity. Pencapaian hasil belajar peserta didik dapat dilihat dari sikap spiritual dan sosial, pengetahuan serta keterampilan. Berdasarkan hasil observasi pembelajaran sebelumnya yaitu materi tentang pencemaran lingkungan, peserta didik SMP Negeri 1 Toribulu termasuk memiliki kemampuan soft skill yang rendah sebesar 14% dari jumlah peserta didik kelas 7C setiap indikator.
Hasil refleksi guru dalam melakukan kegiatan belajar mengajar adalah guru belum menerapkan kegiatan pembelajaran yang menyesuaikan perkembangan pembelajaran digital secara tepat sesuai kebutuhan belajar peserta didik. Guru belum memanfaatkan teknologi secara optimal untuk memfasilitasi pembelajaran peserta didik khususnya media pembelajaran berbasis TIK.
B. Tantangan
Permasalahan situasi yang telah diuraikan merupakan suatu tantangan bagi seorang guru. Guru harus berperan memodifikasi pembelajaran yang menstimulasi soft skill peserta didik. Menurut Partono, dkk (2021) strategi meningkatkan kemampuan berpikir kritis adalah dengan melatih peserta didik untuk berdiskusi, pada kemampuan komunikasi dapat melalui proses pembelajaran dengan memberikan peserta didik bebas berpendapat dan kemampuan kolaborasi dapat dilatih dengan bekerjasama dalam kelompok serta dalam meningkatkan kemampuan kreatif maka dalam melaksanakan pembelajaran yang inovatif sehingga peserta didik dapat membuat suatu produk yang kreatif dalam pembelajarannya juga. Pemenuhan kebutuhan belajar peserta didik maka guru memiliki tantangan tersendiri menerapkan pembelajaran berdiferensiasi pendekatan TPACK. Pengetahuan yang didapatkan tentang pembelajaran berdiferensiasi ini, tidak terlepas dari memanfaatkan platform merdeka mengajar (PMM). Guru membuat inovasi pembelajaran berdiferensiasi yang memanfaatkan teknologi. Teknologi yang dimaksud adalah guru membuat media pembelajaran interaktif dari canva sehingga disingkat menjadi MEDPICA. MEDPICA inilah merupakan media yang membantu peserta didik lebih memahami materi. MEDPICA yang sudah dibuat dibagikan sebagai referensi bahan ajar pada PMM untuk dimanfaatkan dalam pembelajaran.
Tahapan aksi yang dilakukan yaitu memberikan asesmen awal kepada
peserta didik untuk memetakan
kebutuhan belajar peserta didik dan menganalisis strategi
diferensiasi, membuat perangkat pembelajaran sesuai kebutuhan
belajar peserta didik, membuat media pembelajaran interaktif dari canva
(MEDPICA), menerapkan pembelajaran, observasi soft skill peserta didik. Langkah-langkah pembelajaran berdiferensiasi adalah sebagai berikut.
1.
Kegiatan Pendahuluan
a)
Membuka pelajaran dengan
salam, menanyakan kehadiran dan menyiapkan peserta didik.
b)
Pemusatan perhatian (motivasi) : guru mengingatkan materi pemanasan
global ada kaitannya dengan pembelajaran sebelumnya yaitu pencemaran
lingkungan. Guru menampilkan teka teki silang 2 soal.
c)
Apersepsi : guru memberikan kesempatan peserta
didik menjawab soal teka teki silang di depan kelas.
d)
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.
2. Kegiatan inti
a) Mengamati
Perwakilan peserta didik mendemonstrasikan peristiwa pemodelan “efek rumah kaca”.
b) Menanya
Melalui pengamatan, guru memotivasi peserta didik untuk bertanya tentang peristiwa efek rumah kaca. Kemungkinan pertanyaan yang muncul adalah apa itu efek rumah kaca? Mengapa terjadi kenaikan suhu secara cepat pada handuk dalam toples? Jika handuk diibaratkan bumi, apa penyebab bumi semakin panas? Mengapa suhu pada kondisi A sebesar 400C sedangkan suhu pada kondisi B sebesar 300C?
c) Mengumpulkan informasi/Mencoba
Guru melakukan teknik pembelajaran dengan kegiatan think-write-share secara mandiri. (diferensiasi proses)
Guru memberikan peserta didik instruksi dan waktu untuk menuliskan pada stiknote yang dibagikan guru, mengenai apa saja yang mereka ketahui tentang perubahan iklim dan pemanasan global serta efek rumah kaca.
Guru minta semua peserta didik untuk menempelkan apa yang telah mereka tulis pada stiknote di papan tulis. Salah satu peserta didik membacakan review materi yang telah ditulis.
Guru membentuk beberapa kelompok berdasarkan hasil pemetaan kebutuhan belajar. (diferensiasi proses)
Guru menyediakan media pembelajaran MEDPICA dan media penunjang seperti komik, buku dan video. Selain itu guru juga mempersilakan peserta didik untuk mencari sumber belajar lain melalui internet dan sumber lainnya yang relevan. (diferensiasi konten)
Peserta didik mencari informasi melalui literatur yang relevan untuk menjawab LKPD.
d) Mengasosiasi
Guru membimbing masing-masing kelompok dalam berdiskusi menyelesaikan aktivitas pada lembar kerja, serta memberikan perhatian/pembimbingan yang lebih kepada peserta didik yang perlu intervensi khusus. (diferensiasi proses)
Peserta didik berdiskusi dengan anggota kelompok untuk menentukan bentuk media yang akan dipresentasikan di depan kelas maka peserta didik dapat membuat gambar pada kerta plano, video dan presentasi. (diferensiasi produk)
e) Mengomunikasi
Guru menugaskan presentasi kelompok hasil diskusi di depan kelas sedangkan kelompok lain menanggapi.
Peserta didik antar kelompok saling bertanya jawab atas presentasi yang disampaikan.
Guru memberikan umpan balik kepada peserta didik dalam hal proses dan hasil pembelajaran dengan cara memberikan saran-saran mengenai cara peserta didik menyampaikan presentasi.
3. Kegiatan Penutup
Peserta didik menyimpulkan kegiatan pembelajaran dibimbing oleh guru.
Peserta didik menjawab pertanyaan kuis pada Quizizz.
Guru dan peserta didik melakukan refleksi terhadap seluruh aktivitas pembelajaran yang dilakukan.
Memberikan tugas ke peserta didik membuat produk lingkungan sekitar dalam upaya mengurangi pemanasan global.
Ricky&Desyandri
(2022) menyatakan bahwa penerapan pembelajaran berdiferensiasi dapat
meningkatkan keterampilan berfikir kritis peserta didik. Penelitian yang
dilakukan menunjukkan salah satu indikator dalam kemampuan keterampilan soft
skill. Pada praktik baik ini, indikator yang diperhatikan yaitu berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi dan
kreatif. Keterampilan berpikir kritis dilihat
dari kemampuan peserta didik bertanya dan menjawab pertanyaan dalam pembelajaran.
Keterampilan komunikasi dilihat dari penjelasan berpendapat dengan suara yang
jelas. Keterampilan kolaborasi dilihat dari partisipasi dalam diskusi dan
presentasi kelompok. Keterampilan kreatif dilihat dari kelancaran menghasilkan gagasan
baru.
Berdasarkan hasil observasi pembelajaran biasa diperoleh kondisi awal
sebanyak 3 peserta didik yang berani bertanya dan menjawab pertanyaan termasuk
dalam indikator berpikir kritis, 3 peserta didik mampu penjelasan berpendapat
dengan suara yang jelas, 3 peserta didik mampu berpartisipasi dalam diskusi dan
presentasi kelompok dan 3 peserta didik lancar menghasilkan gagasan baru. Rata-rata peserta didik dalam mengikuti
pembelajaran hanya itu-itu saja
peserta didik yang aktif.
Hasil observasi penerapan
pembelajaran berdiferensiasi berbantuan MEDPICA menstimulasi soft skill peserta
didik dalam pembuatan prolise menunjukkan sebanyak 16 peserta didik menunjukkan
berpikir kritis, 18 peserta didik mampu berkomunikasi, 21 peserta didik mampu berkolaborasi
dan 15 yang menunjukkan kreatif. Jumlah keseluruhan peserta didik kelas VII.C
sebanyak 21 peserta didik. Adapun hasil penelitian diperoleh perbandingan
kondisi awal dan kondisi akhir peserta didik disajikan pada tabel sebagai
berikut.
Tabel 1. Kondisi awal dan hasil akhir observasi peserta didik
Data tabel 1 menunjukkan peserta didik terjadi peningkatan kemampuan
keterampilan berpikir sebesar 62%, komunikasi meningkat 72%, kolaborasi
meningkat 86% dan kreatif meningkat 57% yang artinya penerapan pembelajaran berdiferensiasi
berbantuan MEDPICA menstimulasi soft skill peserta
didik dalam pembuatan prolise pada pembelajaran IPA SMP Negeri 1 Toribulu. Pembelajaran
berdiferensiasi berbantuan MEDPICA pada pelaksanaan praktik baik ini menggunakan
aktivitas mengamati kegiatan
tentang peristiwa pemodelan “efek rumah kaca”, kemudian ada peserta
didik yang bertanya termasuk “Mengapa terjadi kenaikan
suhu secara cepat pada handuk dalam toples dari pada luar toples?”. Hal ini
menstimulasi peserta didik untuk berpikir kritis mengenai suatu fenomena dalam
kehidupan sehari-hari.
Selanjutnya, pembelajaran dengan
kegiatan think-write-share secara mandiri menstimulasi peserta didik
komunikasi melalui tulisan tentang perubahan iklim, pemanasan global dan efek
rumah kaca yang ditulis dikertas.
Kemudian peserta didik belajar dengan media pembelajaran MEDPICA
dan media penunjang seperti komik, buku dan video. MEDPICA menstimulasi peserta
didik berpikir kritis karena terdapat materi dan kuis. Disamping itu, peserta didik mencari informasi melalui literatur yang relevan
untuk menjawab LKPD.
Peserta didik berdiskusi
menyelesaikan aktivitas pada lembar kerja dan mempersiapkan bahan presentasi
merupakan aktivitas yang dapat menstimulasi berpikir kritis, komunikasi dan
kolaborasi dan kreatif. Setelah selesai kegiatan tersebut, presentasi kelompok di depan kelas sedangkan kelompok lain menanggapi juga aktivitas
yang dapat menstimulasi berpikir kritis, komunikasi dan kolaborasi dan kreatif.
Pada akhir pembelajaran, peserta didik menyimpulkan kegiatan pembelajaran yang
diperoleh dan dilanjutkan bermain kuis. Bermain kuis quizizz mengenai pemanasan global tentunya peserta didik
antusias untuk menjawab. Soal quizizz mirip dengan soal yang ada dalam MEDPICA.
Hasil kuis peserta didik dengan nilai tertinggi 100 dan terendah nilai 80
sedangkan Ketuntasan Belajar Minimal (KBM) IPA adalah 70, artinya seluruh
peserta didik tuntas dalam pembelajaran IPA pada materi pemanasan global.
Penerapan pembelajaran berdiferensiasi berbantuan MEDPICA ini memiliki
ciri khas pembelajaran yang dikemas menimbulkan efek menyenangkan bagi peserta
didik selain itu didesain untuk menstimulasi soft skill peserta didik. Penerapan
pembelajaran berdiferensiasi ini diterapkan membutuhkan waktu yang cukup lama
karena banyak aktivitas yang dilakukan karena ada tambahan pembuatan produk
lingkungan sekitar sehingga pembuatan prolise (produk lingkungan sekitar) ini dibuat pada waktu kegiatan
ekstrakurikuler sains club. Prolise yang dihasilkan yaitu totebag ecoprint dengan memanfaatkan
bahan sekitar. Totebag dibuat agar berbelanja tidak menggunakan kantong plastik
sehingga dapat mengurangi sampah maupun pembakaran yang mengakibatkan pemanasan
global semakin meningkat.
D. Refleksi
Penerapan pembelajaran berdiferensiasi berbantuan MEDPICA dapat menstimulasi soft skill peserta didik dalam pembuatan prolise karena mendapatkan hasil peningkatan jumlah peserta didik yang berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi dan kreatif. Untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat, setiap indikator soft skill lebih diperbanyak lagi dalam observasi peserta didik karena setiap indikator yang dilihat hanya 1 poin saja. Guru juga dapat menyiapkan media pembelajaran interaktif lainnya di lain materi dalam penelitian yang lebih lanjut.
Daftar Pustaka
Partono, dkk.(2021). Strategi Meningkatkan Kompetensi
4C (Critical thinking, Creativity, Communication & Collaborative). Jurnal
Penelitian Ilmu Pendidikan, 14 (1), hlm 41-52.
Ricky&Desyandri. (2022). Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa pada Pembelajaran IPA Kelas VI SD. Jurnal Ilmiah PGSD FKIP Universitas Mandiri, 08 (02), hlm 2944-2960.
Vera&Mufadhal. (2022). Efektifitas Pengembangan Soft Skill Peserta Didik dalam Berpikir Kritis melalui Kegiatan Ko/Estra Kurikuler di Sekolah. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6 (2), hlm 16451-16456.
Link Presentasi Praktik Baik
Link MEDPICA
Berbagi dan Berkolaborasi Praktik Baik Penerapan Pembelajaran Inquiry Berbantuan Media Pembelajaran Interaktif dan Wordwall untuk Menguatkan Literasi Digital Peserta Didik
Saya Anis Nur Rosyidah guru IPA SMP Negeri 1 Toribulu merupakan sahabat teknologi Sulawesi Tengah tahun 2024 yang lulus di pembaTIK level 4....
-
Webinar "SIMPATIKA (Sharing Implementasi Pembelajaran Berbasis TIK dalam Kurikulum Merdeka)" Mari bergabung dan jadilah bagian da...
-
Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi Pendekatan TPACK Berbantuan MEDPICA Menstimulasi Soft Skill Peserta Didik A. Situasi SMP Negeri 1 ...
-
Vlog ini adalah rangkuman aksi nyata yang dilakukan peserta pembaTIK level 4. Adapun Vlog lengkap dapat dilihat pada link youtube berikut :...

































